Kali ini saya akan memberikan artikel mengenai kasus Politik yang sedang hangat dan terkait apa yang saya dapatkan, berikutlah kisahnyaa... Ada negara di bagian Meghalaya, menantang di timur laut India adalah kota dengan curah hujan tertinggi di dunia. Secara historis, musim hujan di India sering terjadi badai dan banjir besar. Membuatnya, jalur dan fasilitas seperti jembatan mudah rusak.
Untuk itu, demi keamanan warga yang diakibatkan bencana yang terus menurus terjadi, dahulu masyarakat Khasi, pribumi Meghalaya, membangun jembatan dari pohon karet India.
AkuratTravel melansir dari laman insider, Selasa, (22/1), Ficus Elastica, sebuah spesies dalam genus ara, memiliki akar aerasi yang dapat diikat, diputar, dan dibuka membentuk struktur seperti jembatan. Karena hidup, lebih dari 500 tahun. Hal tersebut sangat menarik wisatawan dari seluruh dunia.
Jembatan Root di India. ISTIMEWA
Menurut Guinness World Records, j embatan ini terletak di timur laut India di sepanjang perbatasan Bangladesh . Jembatan akar ini disebut Jembatan Akar. Proses penumbuhan jembatan akar ini membutuhkan waktu 10 hingga 30 tahun.
Menurut National Geographic, setelah jembatan terbentuk, jembatan itu dapat hidup selama berabad-abad dan cukup kokoh untuk menampung hingga 35 orang sekaligus.
Secara tradisional, orang Khasi memulai proses ini dengan menanam pohon di setiap sisi tepi sungai. Kemudian, mereka mengikat dan memutar akar pohon di sekitar jembatan kayu darurat, yang membantu memindahkan akar ke sisi lain sungai. Saat akarnya cukup panjang untuk mencapai tepi sungai lain, mereka menanam akar itu ke tanah. Seiring waktu, akar tumbuh dan kuat, mengikat jembatan makin kokoh.
Sementara tidak ada yang tahu kapan saja jembatan akar dibuat pertama kali, catatan tentang struktur ini muncul paling awal 100 tahun yang lalu.
Sumber : Akurat.co
Editor : Er
Tidak ada komentar:
Posting Komentar