Rabu, 30 Januari 2019

Tajamnya sang Taring Pedang Bara Sangihe

Kali ini saya akan memberikan artikel mengenai kasus Politik yang sedang hangat dan terkait apa yang saya dapatkan, berikutlah kisahnyaa... Indonesia memiliki banyak kekhasan dari alam, budaya, dan begitu banyak suku bangsa. Dari masing-masing suku itu, punya kebudayaan masing-masing dan benda-benda peninggalan sejarah masa lalu yang sampai sekarang terus lestari.


Jika berbicara senjata tradisional, orang Banten akan bilang kalau mereka punya kujang. Sedangkan kita tahu bersama bahwa Aceh sangat terkenal dengan rencongnya. Lalu bagaimana dengan Sulawesi Utara? Mereka punya pedang bara Sangihe.

Jika mempelajari buku atau artikel-artikel sejarah, kamu akan familiar dengan nama Hengkeng U Nang, yang adalah seorang pahlawan daerah asal Sulawesi Utara, yang dikenal dengan keahlian dan ketangkasannya dalam memainkan pedang bara. Saat berperang, Hengkeng dikenal piawai berhadapan dengan musuh-musuhnya dengan menggunakan pedang bara ini. Beliau berasal dari daerah Timeno, Kiawang Siau.

Pedang ini memiliki gagang dua cabang. Bentuk serupa juga ada pada bagian ujungnya, yang juga memiliki dua cabang dengan masing-masing cabang punya gigi yang dibentuk seperti buaya yang rahangnya sedang terbuka, dengan gerigi-gerigi tajamnya mencuat keluar.

Ini sangat lancip dan tajam dan jika mengenai sasaran, dan akan melumatkan semuanya. Melihat bentuknya saja, ini sudah mengerikan. Apalagi jika pedang bara Sangihe ini benar-benar mengenai sasarannya.

Otomatis, masyarakat Sulawesi Utara menjadikan pedang ini sebagai kebanggaan mereka, salah salah satu hasil kebudayaan yang dimiliki Indonesia, yang saat ini hanya bisa dilihat dalam seremoni budaya dan benda-benda kolelksi pusaka daerah.

Sumber : Akurat.co
Editor : Er

Tidak ada komentar:

Posting Komentar